Home » GMKI Ambon Gandeng BRIN, Dorong Gerakan Riset Ilmiah hingga Jurnal Internasional Bereputasi

Gapuramanise.com, Ambon – Badan Pengurus Cabang Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (BPC GMKI) Ambon mendorong penguatan budaya riset di kalangan kader melalui rencana kerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)–Kawasan Kerja Bersama Atjep Suwartana (KKBAS) Ambon.

Rencana tersebut akan dituangkan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara BPC GMKI Ambon dan BRIN–KKBAS Ambon. Kerja sama ini diarahkan untuk membuka ruang pembelajaran dan pendampingan riset ilmiah bagi kader GMKI, mulai dari penyusunan proposal hingga publikasi hasil penelitian.

Ketua Bidang Ekonomi Kreatif BPC GMKI Ambon, Joseph Reasoa, yang mewakili Ketua Cabang, mengatakan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen GMKI Ambon untuk membangun kader yang memiliki kemampuan akademik sekaligus mampu membaca berbagai persoalan di tengah masyarakat melalui pendekatan ilmiah.

“Kami melihat bahwa kader GMKI tidak cukup hanya memiliki gagasan. Gagasan itu harus diuji melalui riset, diperkuat dengan data, kemudian diterjemahkan menjadi pengetahuan yang dapat dipertanggungjawabkan. Karena itu, kami mendorong adanya kolaborasi dengan BRIN agar kader-kader GMKI memiliki kapasitas dalam melakukan penelitian secara benar, dari penyusunan proposal, pengumpulan dan analisis data, sampai pada publikasi,” ujar Joseph.

Menurutnya, kerja sama tersebut juga menjadi bagian dari upaya membawa gerakan intelektual GMKI Ambon ke ruang yang lebih luas.

“Target kami bukan hanya menghasilkan tulisan untuk kebutuhan internal organisasi, tetapi bagaimana riset kader dapat memiliki kualitas yang mampu menembus jurnal nasional dan, jika memungkinkan, jurnal internasional yang terindeks Scopus. Kami ingin membangun tradisi bahwa setiap persoalan yang kami bicarakan memiliki basis data, metodologi, dan argumentasi ilmiah,” katanya.

Dari pihak BRIN, Perekayasa Ahli Madya Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Ambon, Dr. Daniel Deonisius Pelasula, M.Sc., menyambut baik rencana kolaborasi tersebut.

Menurut Daniel, ruang kolaborasi antara lembaga riset nasional dan organisasi kemahasiswaan dapat menjadi sarana penting untuk memperkenalkan proses penelitian secara lebih sistematis kepada generasi muda.

“Riset ilmiah harus dilakukan melalui proses yang sistematis. Mulai dari merumuskan masalah, menyusun proposal, menentukan metode, mengumpulkan data, melakukan analisis, hingga menyusun hasil penelitian untuk dipublikasikan. Ruang seperti ini penting agar mahasiswa tidak hanya menjadi pengguna pengetahuan, tetapi juga mampu menghasilkan pengetahuan,” ujar Daniel.

Ia menambahkan, publikasi ilmiah membutuhkan kualitas penelitian dan penulisan yang memenuhi standar akademik. Karena itu, pendampingan sejak tahap awal menjadi penting agar calon peneliti memahami standar dan etika penelitian.

“Kami tentu terbuka untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman sesuai dengan kapasitas serta ruang kolaborasi yang dapat dibangun. Harapannya, kader-kader GMKI dapat memahami bahwa publikasi, termasuk pada jurnal internasional terindeks Scopus, merupakan proses yang membutuhkan kualitas metodologi, data yang kuat, analisis yang tepat, serta penulisan akademik yang baik,” jelasnya.

Rencana MoU antara BPC GMKI Ambon dan BRIN–KKBAS Ambon diharapkan menjadi fondasi bagi berbagai kegiatan ke depan, khususnya pelatihan, pendampingan, dan pengembangan riset yang melibatkan kader GMKI.

Ketua Bidang Ekonomi Kreatif BPC GMKI Ambon Joseph Reasoa dan Sekretaris Fungsi Bidang Ekonomi Kreatif Joshua De Lima menjadi bagian dari proses pengembangan gagasan kerja sama tersebut.

Kolaborasi ini sekaligus menegaskan bahwa gerakan mahasiswa dapat mengambil peran lebih besar dalam membangun tradisi intelektual berbasis riset.

Dari Ambon, gagasan tidak berhenti sebagai wacana. Ia diteliti, diuji oleh data, ditulis secara ilmiah, dan didorong menjadi pengetahuan yang dapat memberi dampak bagi masyarakat. (SWW-GM) 

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *