Home » Tim Aiko Health Ajak Mahasiswa STIKes Latumeten Kenali Peran AI dalam Mempermudah Akses Informasi Kesehatan

Gapuramanise.com, Ambon – Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) mulai membuka peluang baru dalam dunia kesehatan. Melihat perkembangan tersebut, Tim Aiko Health menggelar sosialisasi kepada puluhan mahasiswa tingkat I di Kampus STIKes RS Prof. Dr. J.A. Latumeten, Kota Ambon, Kamis (22/10/2026).

Kegiatan ini tidak sekadar memperkenalkan aplikasi digital, tetapi juga mengajak mahasiswa memahami bagaimana teknologi dapat membantu masyarakat memperoleh informasi kesehatan dengan lebih mudah, terutama ketika seseorang mengalami keluhan dan belum mengetahui langkah awal yang harus dilakukan.

Aiko Health merupakan asisten kesehatan digital berbasis AI yang dirancang untuk membantu pengguna memahami keluhan kesehatan, memperoleh informasi yang relevan dan mudah dipahami, menentukan langkah selanjutnya, serta menemukan layanan kesehatan yang sesuai.

Melalui pendekatan tersebut, pengguna dapat menyampaikan keluhan yang dirasakan untuk mendapatkan informasi awal sebagai bahan memahami kondisi kesehatannya. Kehadiran teknologi ini diharapkan membantu menjembatani kebutuhan masyarakat terhadap informasi kesehatan yang praktis dan mudah diakses.

Di tengah perkembangan teknologi digital, persoalan kesehatan tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan fasilitas pelayanan, tetapi juga kemampuan masyarakat memahami informasi dan mengetahui ke mana harus mencari pertolongan.

Situasi seperti ketika seseorang bingung menentukan apakah keluhan yang dialami perlu diperiksa atau fasilitas kesehatan mana yang sebaiknya dituju menjadi salah satu persoalan yang ingin dibantu melalui pemanfaatan Aiko Health.

Bagi mahasiswa STIKes RS Prof. Dr. J.A. Latumeten, pengenalan teknologi ini menjadi relevan dengan perkembangan dunia kesehatan yang semakin bersentuhan dengan inovasi digital. Mahasiswa sebagai calon tenaga kesehatan perlu mengenal berbagai pendekatan baru dalam edukasi kesehatan, tanpa mengesampingkan peran profesional tenaga medis.

Pemanfaatan AI juga membuka ruang bagi perkembangan edukasi kesehatan yang lebih adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. Informasi yang mudah dipahami dapat membantu masyarakat mengambil langkah yang lebih terarah ketika menghadapi keluhan kesehatan.

Meski demikian, Aiko Health bukan pengganti dokter, tenaga kesehatan, maupun fasilitas pelayanan medis. Teknologi ini berfungsi sebagai pendukung informasi dan edukasi kesehatan. Untuk kondisi darurat atau ketika muncul peringatan medis kritis, pengguna diarahkan segera menuju Unit Gawat Darurat (UGD).

Melalui sosialisasi tersebut, Tim Aiko Health memperkenalkan pendekatan bahwa teknologi digital dapat menjadi bagian dari upaya memperluas literasi kesehatan masyarakat. Mahasiswa diharapkan dapat memahami peluang sekaligus batasan penggunaan AI dalam mendukung pelayanan kesehatan.

Kegiatan di kampus tersebut menjadi salah satu langkah untuk memperkenalkan inovasi kesehatan digital kepada generasi muda, sekaligus mendorong pemahaman bahwa perkembangan teknologi dapat dimanfaatkan untuk mendukung akses informasi kesehatan yang lebih mudah, praktis, dan bertanggung jawab. (Ella-GM) 

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *