
Gapuramanise.com, Ambon – Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk “Peningkatan Literasi Gizi dan Kesehatan Reproduksi Remaja Berbasis Pangan Lokal” dengan sasaran remaja Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku (AMGPM) Ranting Silaleinitu.
Kegiatan yang berlangsung di gedung gereja setempat tersebut diikuti dengan antusias oleh puluhan remaja. Para peserta juga didampingi pendamping serta tokoh jemaat.
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan oleh tim yang terdiri dari Yohana Djurumana, S.Tr.Keb., M.Kes selaku ketua dan Janeman Sumah, S.Kom., M.Kom sebagai anggota.
Kegiatan tersebut merupakan wujud nyata pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat, dengan menyasar dua persoalan yang kerap dihadapi kalangan remaja, yakni rendahnya literasi gizi dan minimnya pemahaman mengenai kesehatan reproduksi.
Edukasi Gizi Berbasis Pangan Lokal
Dalam sesi edukasi gizi, tim pengabdian memperkenalkan pentingnya pemanfaatan pangan lokal khas Maluku sebagai salah satu sumber gizi seimbang bagi remaja.
Materi disampaikan secara interaktif untuk mendorong peserta lebih mengenal potensi bahan pangan yang tersedia di lingkungan sekitar. Para remaja juga diberikan pemahaman mengenai cara mengolah bahan pangan lokal menjadi menu yang bergizi, terjangkau, dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Pendekatan berbasis kearifan lokal tersebut dipilih agar materi edukasi lebih mudah dipahami dan diterapkan oleh para peserta.
Melalui kegiatan ini, para remaja diharapkan tidak hanya memahami pentingnya mengonsumsi makanan bergizi, tetapi juga mampu melihat potensi pangan lokal Maluku sebagai sumber makanan sehat bagi generasi muda.

Penguatan Pemahaman Kesehatan Reproduksi Remaja
Selain edukasi gizi, kegiatan ini juga membekali para remaja dengan pengetahuan dasar mengenai kesehatan reproduksi.
Selama ini, kesehatan reproduksi masih menjadi salah satu topik yang belum banyak dibahas secara terbuka, termasuk di lingkungan jemaat. Karena itu, edukasi diberikan melalui pendekatan yang sesuai dengan nilai-nilai kekristenan dan kehidupan sosial para remaja.
Para peserta diajak memahami pentingnya menjaga kesehatan reproduksi sejak dini sebagai bagian dari tanggung jawab terhadap diri sendiri dan masa depan.
Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta, baik dalam aspek literasi gizi maupun pemahaman tentang kesehatan reproduksi, dibandingkan sebelum kegiatan berlangsung.
Antusiasme peserta juga terlihat dari aktifnya sesi tanya jawab dan diskusi sepanjang pelaksanaan kegiatan.

Sinergi Perguruan Tinggi dan Gereja
Kegiatan tersebut juga menjadi bentuk nyata sinergi antara dunia akademik dan gereja dalam menjawab kebutuhan edukasi kesehatan bagi generasi muda jemaat.
Ketua Majelis Jemaat menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat pemahaman remaja mengenai pentingnya menjaga kesehatan melalui pola makan bergizi dan pemahaman yang baik tentang kesehatan reproduksi.
Kolaborasi antara perguruan tinggi dan gereja tersebut juga sejalan dengan upaya memperkuat edukasi kesehatan di kalangan jemaat, khususnya bagi remaja sebagai generasi penerus.
“Kegiatan ini kami harapkan tidak berhenti pada satu kali pertemuan, tetapi menjadi pemantik bagi terbentuknya kesadaran jangka panjang remaja terhadap pentingnya gizi seimbang dan kesehatan reproduksi,” ujarnya.
Kegiatan ini turut mendapat dukungan penuh dari pengurus AMGPM Ranting Silaleinitu. Mereka berharap program serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak remaja jemaat di masa mendatang.
Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, Universitas Kristen Indonesia Maluku menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya gereja dan jemaat, sebagai mitra strategis dalam membangun sumber daya manusia yang sehat, cerdas, dan berdaya sejak usia remaja.
Dengan penguatan literasi gizi berbasis pangan lokal serta pemahaman kesehatan reproduksi yang tepat, generasi muda diharapkan mampu membangun kesadaran untuk menjaga kesehatan dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik.(LMW-GM)
