
Gapuramanise.com, Ambon – Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan Maluku. Tim Vanguard dari SMP Kristen Kalam Kudus Ambon berhasil lolos ke Final Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) Jenjang Pendidikan Dasar (Dikdas) dan Pendidikan Menengah (Dikmen) Tingkat Nasional Tahun 2026.
Tim yang bergerak pada cabang Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) tersebut menjadi satu-satunya tim asal Provinsi Maluku yang tercatat lolos dalam daftar finalis nasional.
Tim Vanguard beranggotakan Evania Natalia Titioka sebagai Ketua Tim dan Gavriella Nathania Tappangan sebagai anggota tim. Keduanya membawa penelitian berjudul:
“Eksplorasi Varian Olahan Sagu Tradisional sebagai Alternatif Pangan Lokal untuk Mendukung Program Makan Bergizi Gratis di Kota Ambon.”
Penetapan tersebut tertuang dalam surat Pusat Prestasi Nasional, Sekretariat Jenderal Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 1983/H3/PN.00/2026, tertanggal 13 September 2026, tentang Pengumuman Finalis OPSI Jenjang Dikdas dan Dikmen Tingkat Nasional Tahun 2026.

Ribuan Proposal Masuk, Hanya Ratusan yang Menembus Final
Perjalanan menuju babak final nasional bukanlah hal mudah. Berdasarkan data dalam surat tersebut, jumlah tim yang berhasil mengunggah laporan akhir untuk masing-masing cabang mencapai ribuan.
Untuk jenjang SMP/MTs/Sederajat, tercatat:
SMP IPA: 1.088 tim
SMP IPS: 1.037 tim
SMP IPT: 820 tim
Sementara pada jenjang SMA/MA/Sederajat:
SMA MST: 2.637 tim
SMA ISH: 1.945 tim
SMA FTR: 1.240 tim
Jika seluruhnya dijumlahkan, terdapat 8.767 tim yang mengunggah laporan akhir dari enam cabang tersebut.
Setelah melalui proses penilaian dan penjaringan, Pusat Prestasi Nasional kemudian menetapkan para finalis yang berhak melaju ke tingkat nasional.
Khusus cabang SMP IPS, dari 1.037 tim yang mengunggah laporan akhir, hanya 20 tim yang ditetapkan sebagai finalis nasional. Salah satunya adalah Tim Vanguard dari SMP Kristen Kalam Kudus Ambon, Maluku.
Surat penetapan juga mencantumkan 20 finalis untuk SMP IPA, 20 finalis SMP IPS, 20 finalis SMP IPT, 20 finalis SMA MST, 22 finalis SMA ISH dan 14 finalis SMA FTR.
Dengan demikian, berdasarkan angka yang tercantum dalam surat resmi, terdapat 116 tim finalis dari enam cabang yang akan mengikuti rangkaian final nasional.

Bawa Potensi Sagu Ambon ke Panggung Nasional
Lolosnya Tim Vanguard menjadi momentum penting karena penelitian yang diangkat tidak hanya berkaitan dengan dunia akademik, tetapi juga menyentuh potensi pangan lokal Maluku, khususnya sagu.
Melalui penelitian tersebut, Tim Vanguard mengeksplorasi berbagai varian olahan sagu tradisional sebagai alternatif pangan lokal yang diharapkan dapat mendukung pemenuhan kebutuhan pangan bergizi, termasuk dalam konteks program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kepada Gapuramanise.com, Senin (14/9/2026), Ketua Tim Vanguard Evania Natalia Titioka menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut.
“Kami sangat bersyukur bisa lolos sebagai finalis OPSI tingkat nasional. Bagi kami, ini bukan hanya tentang prestasi, tetapi juga kesempatan untuk membawa nama Maluku dan memperkenalkan potensi sagu sebagai pangan lokal yang memiliki nilai dan manfaat bagi masyarakat,” ujar Evania.
Ia mengatakan, keberhasilan tersebut menjadi motivasi bagi dirinya bersama Gavriella untuk mempersiapkan penelitian dan presentasi sebaik mungkin sebelum menghadapi final nasional.
“Kami akan berusaha memberikan yang terbaik dan membawa penelitian ini dengan penuh tanggung jawab. Kami juga berharap dukungan dari sekolah, orang tua, guru, dan masyarakat Maluku agar kami bisa tampil maksimal di tingkat nasional,” katanya.
Final Digelar di Jakarta
Final OPSI Tingkat Nasional Tahun 2026 dijadwalkan berlangsung secara luring pada 24–30 September 2026 di Universitas Muhammadiyah Jakarta.
Berdasarkan agenda yang tercantum dalam surat Puspresnas, rangkaian kegiatan dimulai dengan kedatangan, registrasi dan pemasangan poster pada 24 September.
Selanjutnya pada 25 September dilaksanakan pembukaan dan penilaian pameran expo, dilanjutkan presentasi hari pertama pada 26 September.
Pada 27 September, peserta mengikuti presentasi hari kedua sekaligus Research Idea Challenge. Kemudian pada 28 September dilaksanakan Bina Talenta Indonesia (BTI) Kolaboratif, sebelum rangkaian kegiatan ditutup pada 29 September. Para peserta dijadwalkan kembali ke daerah masing-masing pada 30 September 2026.
Para finalis juga diwajibkan menyiapkan bahan presentasi dan pameran atau expo yang diunggah paling lambat 23 September 2026 pukul 21.00 WIB, serta mencetak poster sesuai ketentuan dalam panduan OPSI 2026.
Bagi Maluku, kehadiran Tim Vanguard SMP Kristen Kalam Kudus Ambon di tingkat nasional menjadi kebanggaan tersendiri. Di tengah ribuan tim yang mengikuti proses seleksi, dua pelajar asal Ambon tersebut kini mendapat kesempatan untuk membawa penelitian tentang sagu sebagai kekayaan pangan lokal Maluku ke panggung kompetisi penelitian siswa tingkat nasional.
Evania Natalia Titioka dan Gavriella Nathania Tappangan bersama Tim Vanguard kini bersiap membawa nama SMP Kristen Kalam Kudus Ambon dan Provinsi Maluku di Final OPSI Nasional 2026. (LMW-GM)
