
Gapuramanise.com, Ambon – Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Pattimura (Unpatti) tahun 2026 resmi dibuka pada Jumat, 28 Agustus 2026. Kegiatan tersebut menjadi momentum awal bagi 1.451 mahasiswa baru FKIP untuk mengenal lebih jauh lingkungan akademik, sistem pendidikan tinggi, serta nilai-nilai yang menjadi identitas fakultas.
Pembukaan PKKMB FKIP Unpatti dipimpin oleh Prof. Dr. K. Anaktototy, S.Pd., M.A., selaku Wakil Dekan I Bidang Akademik yang mewakili Dekan FKIP Unpatti. Kegiatan turut dihadiri Wakil Dekan II Dr. Iwan Rumalean, M.Pd., Wakil Dekan III Prof. Dr. A. Palinussa, M.Pd., para ketua dan sekretaris jurusan, ketua program studi, koordinator dan subkoordinator, dosen, Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas, Dharma Wanita FKIP, serta seluruh mahasiswa baru.
Sebelum pembukaan secara resmi, Prof. Dr. A. Palinussa, M.Pd., selaku Wakil Dekan III sekaligus Ketua Panitia PKKMB FKIP Unpatti 2026, menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan merupakan bagian penting dari rangkaian penerimaan mahasiswa baru di lingkungan Universitas Pattimura.
Menurut Palinussa, pelaksanaan PKKMB di tingkat fakultas mengalami penyesuaian jadwal karena sebelumnya terdapat rangkaian kegiatan penerimaan mahasiswa baru oleh Senat Universitas Pattimura.
“Kegiatan ini nantinya akan berlangsung dari pagi sampai dengan sore hari jam 5. Tapi tentatifnya waktu bisa disesuaikan. Harapan kami bahwa kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan dapat memberikan manfaat bagi Anda sekalian,” ujar Palinussa.
Ia menegaskan bahwa PKKMB memiliki posisi penting karena menjadi sarana bagi mahasiswa baru untuk mengenal lingkungan kampus, baik di tingkat universitas maupun fakultas.
“PKKMB ini merupakan hal yang paling penting bagi Anda dalam pengenalan lingkungan kampus, baik universitas maupun fakultas,” tambahnya.
1.451 Mahasiswa Baru, FKIP Jadi Fakultas dengan Jumlah Terbanyak
Dalam sambutannya, Prof. Dr. K. Anaktototy menyampaikan bahwa FKIP Unpatti tahun ini menerima sebanyak 1.451 mahasiswa baru.
Jumlah tersebut menjadikan FKIP sebagai fakultas dengan jumlah mahasiswa baru terbanyak dibandingkan sembilan fakultas yang ada di Universitas Pattimura.
“Mahasiswa baru FKIP yang berjumlah 1.451. Jadi dengan demikian dari 9 fakultas, FKIP menempati urutan pertama terbanyak jumlah mahasiswa barunya,” ungkap Anaktototy.
Ia mengatakan bahwa tingginya jumlah mahasiswa baru FKIP bukan merupakan hal yang baru. Setiap tahun, jumlah penerimaan mahasiswa di FKIP tercatat berada di atas 1.000 mahasiswa.
Menurutnya, jumlah tersebut menjadi salah satu bukti tingginya kepercayaan masyarakat terhadap FKIP Unpatti sebagai lembaga pendidikan tenaga kependidikan di Maluku.
Salam FKIP Ceria Jadi Identitas Fakultas
Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa baru juga diperkenalkan dengan slogan atau identitas FKIP, yakni “Salam FKIP Ceria”.
Anaktototy menjelaskan bahwa kata “Ceria” dalam slogan FKIP bukan sekadar bermakna kegembiraan, melainkan merupakan singkatan dari nilai-nilai yang menjadi ciri mahasiswa FKIP, yaitu Cerdas, Empati, Religius, Inovatif, Akuntabel, Mandiri, dan Adaptif.
Ia bahkan mengajak mahasiswa baru untuk mengulang slogan tersebut bersama-sama sebagai bentuk semangat dalam mengawali kehidupan akademik di FKIP.
“Ceria itu bukan gembira, tapi sesungguhnya itu adalah singkatan yang tadi para mahasiswa sudah sebutkan. Jadi itu menjadi ciri kita di FKIP,” jelasnya.
Slogan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi yel-yel dalam kegiatan seremonial, tetapi juga dapat diwujudkan mahasiswa dalam kehidupan akademik maupun sosial selama menjalani pendidikan di FKIP Unpatti.
Mahasiswa Didorong Menjadi Calon Guru Profesional
Lebih lanjut, Anaktototy mengingatkan mahasiswa baru bahwa kehidupan di perguruan tinggi memiliki perbedaan mendasar dengan jenjang pendidikan sebelumnya.
Menurutnya, mahasiswa dituntut memiliki inisiatif dan tanggung jawab lebih besar dalam mengembangkan pengetahuan, kompetensi, keterampilan, serta membentuk jati diri sebagai calon intelektual.
“Belajar di perguruan tinggi menuntut Anda berinisiatif untuk bagaimana Anda bisa menguasai ilmu pengetahuan, kompetensi, keterampilan, serta membentuk jati diri Anda sebagai calon intelektual,” katanya.
Ia secara khusus menekankan pentingnya mahasiswa FKIP mempersiapkan diri sebagai calon pendidik yang profesional. Meskipun lulusan dari setiap program studi memiliki profil dan peluang kerja yang beragam, mahasiswa FKIP tetap memiliki tanggung jawab untuk mempersiapkan kompetensi kependidikan secara maksimal.
“Karena Anda ada di lembaga pendidikan tenaga kependidikan, karena itu Anda harus betul-betul mempersiapkan diri untuk menjadi seorang guru, guru yang profesional,” tegasnya.
Manfaatkan Masa Kuliah untuk Meraih Cita-Cita
Anaktototy juga mengingatkan mahasiswa baru agar memanfaatkan masa studi dengan sebaik mungkin. Kurikulum pendidikan di FKIP dirancang agar mahasiswa dapat menyelesaikan pendidikan minimal dalam delapan semester atau sekitar empat tahun.
Ia mendorong mahasiswa untuk menyusun perencanaan belajar secara baik agar dapat menyelesaikan pendidikan tepat waktu sekaligus mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja.
“Manfaatkanlah waktu sebaik mungkin, rencanakanlah proses belajar Anda dengan baik, sehingga apa yang menjadi cita-cita Anda secara pribadi, tetapi juga orang tua, dapat Anda wujudkan dalam kurun waktu empat tahun,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan mahasiswa menyelesaikan pendidikan bukan hanya menjadi pencapaian pribadi, tetapi juga bentuk tanggung jawab terhadap harapan orang tua dan masa depan mahasiswa itu sendiri.
PKKMB Jadi Awal Pembentukan Calon Pendidik
Anaktototy menegaskan bahwa inti pelaksanaan PKKMB bukan sekadar memperkenalkan gedung, fasilitas, maupun sistem akademik kepada mahasiswa baru. Lebih jauh, kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses pengenalan budaya akademik, nilai-nilai kelembagaan, serta semangat pengabdian FKIP sebagai lembaga pendidikan tenaga kependidikan di Maluku.
Ia berharap seluruh mahasiswa baru dapat mengikuti rangkaian PKKMB dengan baik dan menjadikan kegiatan tersebut sebagai langkah awal untuk membangun karakter serta kompetensi selama berada di Universitas Pattimura.
“Selamat datang kepada seluruh mahasiswa baru. Semoga kegiatan ini dapat membentuk kalian menjadi calon pendidik yang profesional, berkarakter, dan memiliki rasa cinta tanah air, rasa cinta Maluku,” ungkapnya.
Setelah menyampaikan sambutan, Prof. Dr. K. Anaktototy, S.Pd., M.A. secara resmi membuka PKKMB FKIP Universitas Pattimura tahun 2026 pada Jumat, 28 Agustus 2026.
Pembukaan ditandai dengan ketukan podium sebanyak tiga kali dan dilanjutkan dengan seruan “Salam FKIP Ceria” yang dijawab secara serentak oleh mahasiswa baru dengan penuh semangat.
PKKMB FKIP Unpatti 2026 pun menjadi gerbang awal perjalanan 1.451 mahasiswa baru untuk mengenal dunia perguruan tinggi, membangun karakter, mengembangkan kompetensi, serta mempersiapkan diri menjadi generasi pendidik yang profesional dan berkontribusi bagi Maluku. (NM-GM)
