
Gapuramanise.com, Ambon – Pemerintah Kota Ambon menggelar peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 yang berlangsung di Swiss-Belhotel Ambon, Kamis (23/7/2026). Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, dan dihadiri pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perwakilan instansi pemerintah, serta berbagai lembaga yang memiliki perhatian terhadap pemberian hak dan perlindungan anak.

Dalam berbagai hal, Wali Kota Bodewin Wattimena menegaskan bahwa peringatan Hari Anak Nasional bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam menempatkan kepentingan terbaik bagi anak pada setiap kebijakan dan program pembangunan.
Menurutnya, anak merupakan aset yang sangat berharga karena akan menjadi generasi penerus yang melanjutkan pembangunan Kota Ambon, Provinsi Maluku, maupun Indonesia di masa mendatang. Oleh karena itu, setiap anak harus memperoleh kesempatan untuk tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat, serta mendapatkan pendidikan dan pelatihan karakter yang baik.
“Anak-anak adalah investasi masa depan. Apa yang kita lakukan hari ini akan menentukan kualitas generasi yang akan memimpin daerah ini di masa mendatang,” ujar Bodewin.
Ia juga mengingatkan bahwa setiap pemimpin yang memiliki masa jabatan yang akan berakhir, sementara tongkat estafet pembangunan nantinya berada di tangan generasi muda. Oleh karena itu, kesalahan dalam membina dan melindungi anak sejak dini akan berdampak pada kualitas sumber daya manusia di masa depan.
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota turut menyebutkan tingginya angka kekerasan terhadap anak di Indonesia. Berdasarkan data yang disampaikan, sekitar 62 persen anak pernah menjadi korban kekerasan, baik fisik maupun verbal. Kondisi tersebut dinilai memerlukan perhatian serius dari seluruh elemen masyarakat.
Menurutnya, masih banyak orang tua maupun tenaga pendidik yang belum menyadari bahwa tindakan atau ucapan tertentu dapat dianggap sebagai bentuk kekerasan terhadap anak. Oleh karena itu, diperlukan perubahan pola pikir dan pola pengasuhan agar hak-hak anak dapat terlindungi secara optimal.
Melalui peringatan Hari Anak Nasional ke-42 ini, Pemerintah Kota Ambon mengajak seluruh pihak, mulai dari keluarga, sekolah, pemerintah, hingga masyarakat, untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman, ramah anak, serta mendukung tumbuh kembang mereka secara maksimal.
Dengan kolaborasi semua pihak, diharapkan anak-anak Kota Ambon dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan memiliki daya saing sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah dan bangsa. (LB-GM)
