Home » UKSW Tawarkan Gagasan Strategis untuk Masa Depan Kota Ambon

Gapuramanise.com, Ambon – Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) melakukan audiensi dan diskusi bersama Pemerintah Kota Ambon untuk membahas berbagai tantangan pembangunan Kota Ambon ke depan, khususnya dalam menghadapi perkembangan kota sebagai pusat pergerakan orang dan barang dalam kaitannya dengan pembangunan dan operasionalisasi Blok Masela.

Audiensi tersebut berlangsung di Kota Ambon, Rabu (16/9/2026), dan dihadiri Direktur Kemahasiswaan UKSW Giner Maslebu, Tenaga Ahli Rektor Bidang Komunikasi Publik Theofransus Litaay, Kepala Program Studi Hubungan Internasional Roberto O. C. Seba, serta sejumlah staf UKSW.

Dari pihak Pemerintah Kota Ambon, hadir Wali Kota Ambon Bodewin Melkias Wattimena bersama Asisten I Edwin, Kepala Bagian Hukum Hendry, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, serta jajaran Pemerintah Kota Ambon lainnya.

Dalam pertemuan tersebut, UKSW menyampaikan ucapan selamat kepada Pemerintah Kota Ambon atas peringatan Hari Ulang Tahun ke-451 Kota Ambon yang berlangsung pada 7 September 2026.

Direktur Kemahasiswaan UKSW, Giner Maslebu, menyampaikan bahwa usia 451 tahun menjadi momentum bagi Kota Ambon untuk melihat tantangan pembangunan secara lebih jauh, termasuk kebutuhan membangun kerja sama dengan perguruan tinggi.

“Kota Ambon memiliki tantangan pembangunan yang semakin kompleks. Karena itu, perguruan tinggi perlu mengambil bagian melalui kajian, penelitian, dan pengembangan sumber daya manusia untuk mendukung pemerintah daerah.” Ujar Giner.

Sementara itu, Tenaga Ahli Rektor UKSW Bidang Komunikasi Publik, Theofransus Litaay, menyoroti posisi strategis Ambon dalam perkembangan pembangunan kawasan Maluku, terutama dengan adanya agenda pembangunan dan operasionalisasi Blok Masela.

“Ambon ke depan akan menghadapi perubahan yang cukup besar karena berpotensi menjadi melting pot sekaligus hub utama pergerakan orang dan barang dalam kaitannya dengan pembangunan dan operasionalisasi Blok Masela.”Ujar Litaay.

Menurutnya, perubahan tersebut perlu dipersiapkan sejak sekarang melalui perencanaan dan pengelolaan kota yang dilakukan secara sistematis, strategis, serta berkelanjutan.

Hal senada disampaikan Kepala Program Studi Hubungan Internasional UKSW, Roberto O. C. Seba, yang menilai bahwa perkembangan Kota Ambon perlu dikaji dari berbagai perspektif, termasuk hubungan internasional, mobilitas manusia, ekonomi, dan dinamika kawasan.

“Perubahan yang akan dihadapi Kota Ambon perlu dikaji secara komprehensif agar kebijakan pembangunan dapat disusun berdasarkan penelitian dan kebutuhan nyata kota serta masyarakat.”Ujar Roberto.

Dalam audiensi tersebut, UKSW menyatakan kesiapan untuk memberikan dukungan kepada Pemerintah Kota Ambon dalam menjawab tantangan pembangunan melalui kerja sama kelembagaan yang dapat dituangkan dalam Memorandum of Understanding (MoU).

Wali Kota Ambon Bodewin Melkias Wattimena menyambut baik komunikasi dan rencana kerja sama tersebut. Menurutnya, keterlibatan perguruan tinggi penting dalam memberikan perspektif akademik terhadap berbagai persoalan pembangunan yang dihadapi pemerintah daerah.

“Pemerintah Kota Ambon tentu membutuhkan dukungan dari perguruan tinggi, khususnya dalam hal kajian dan penelitian, sehingga berbagai kebijakan pembangunan yang kita lakukan dapat dipersiapkan secara lebih baik dan berkelanjutan.” Ujar Bodewin.

Wattimena juga menilai bahwa perkembangan pembangunan di Maluku akan memberikan dampak terhadap Kota Ambon sehingga pemerintah perlu melakukan persiapan sejak dini.

“Kita harus mempersiapkan Kota Ambon menghadapi berbagai perubahan dan tantangan ke depan. Karena itu, kerja sama dengan UKSW menjadi salah satu bagian penting untuk memperkuat kapasitas pemerintah dalam merencanakan pembangunan kota.”

Selain membahas tantangan pembangunan, pihak UKSW turut menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Ambon yang telah hadir dalam perayaan Hari Pattimura 2026 di Kota Salatiga.

Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota Ambon diwakili oleh Wakil Wali Kota Ambon, Ely Toisutta. Seusai audiensi dengan Wali Kota Ambon, rombongan UKSW juga berkesempatan bertemu dengan Wakil Wali Kota Ambon dan melakukan foto bersama.

Pertemuan UKSW dan Pemerintah Kota Ambon tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi serta membuka ruang kerja sama dalam menghadapi perkembangan Kota Ambon sebagai kota modern yang memasuki usia 451 tahun, sekaligus mempersiapkan berbagai konsekuensi pembangunan kawasan yang berkaitan dengan Blok Masela. (LB-GM) 

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *