Home » API MALUKU Mengingatkan Gubernur : Dana SMI Harus Dialokasikan Terhadap Ruas Jalan Nusaniwe

Gapuramanise.com, Ambon – Kerusakan parah terjadi pada ruas jalan trans-provinsi yang menghubungkan Desa Amahusu hingga Dusun Eri, Negeri Nusaniwe, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon. Kondisi tersebut dikeluhkan karena mengganggu akses masyarakat yang setiap hari menggunakan jalur utama tersebut.

Ruas jalan yang berada di kawasan pesisir Kecamatan Nusaniwe itu merupakan salah satu jalur penting yang menghubungkan sejumlah wilayah di Semenanjung Nusaniwe. Sebagai jalan dengan status kewenangan Pemerintah Provinsi Maluku, pemeliharaan dan perbaikan infrastruktur tersebut menjadi tanggung jawab pemerintah provinsi melalui instansi terkait.

Kerusakan pada sejumlah titik juga diperparah oleh kondisi pesisir dan abrasi yang terjadi di sepanjang jalur tersebut. Kondisi ini dinilai membutuhkan perhatian serius pemerintah agar tidak semakin mengganggu aktivitas masyarakat maupun akses transportasi.

Koordinator Penggalangan Opini, Dayan Orlando Farneyanan, S.Sos, menilai kondisi tersebut sangat ironis. Menurutnya, wilayah yang hanya berjarak belasan kilometer dari pusat ibu kota provinsi justru masih menghadapi persoalan infrastruktur yang cukup serius.

“Sungguh ironis, daerah yang hanya berjarak belasan kilometer dari pusat ibu kota seperti dianaktirikan. Padahal, kawasan Semenanjung Nusaniwe memiliki potensi yang besar, terutama di sektor pariwisata,” ujar Dayan.

Ia menyebut sejumlah destinasi wisata yang berada di kawasan tersebut, seperti Gunung Dua, Paralayang, Pintu Kota, Pantai Namalatu, Santai Beach, serta sejumlah objek wisata lainnya.

Selain sektor pariwisata, kata Dayan, kawasan Nusaniwe juga memiliki peran penting dalam menopang aktivitas perikanan masyarakat. Hasil perikanan dari wilayah tersebut turut memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat di Kota Ambon.

Karena itu, dirinya berharap pemerintah tidak mengabaikan kondisi infrastruktur di kawasan tersebut. Menurut Dayan, kerusakan jalan harus menjadi perhatian dalam agenda pembangunan daerah, terutama dengan adanya Dana Pinjaman SMI yang diperoleh Pemerintah Provinsi Maluku.

“Kami berharap Dana Pinjaman SMI oleh Pemerintah Provinsi Maluku dapat dialokasikan untuk infrastruktur jalan yang mengalami kerusakan. Ini harus dijadikan salah satu skala prioritas untuk menjawab pembangunan yang berkeadilan,” tegasnya.

Dayan juga mengingatkan Gubernur Maluku agar kebijakan pembangunan infrastruktur dapat diarahkan secara tepat sasaran dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.

Ia berharap pembangunan infrastruktur dapat dilakukan secara menyeluruh di seluruh kabupaten/kota di Maluku, sehingga manfaat pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat secara merata.

“Pembangunan harus dilakukan secara tepat sasaran dan menyeluruh di seluruh kabupaten/kota. Jangan sampai masih ada wilayah yang dekat dengan pusat pemerintahan, tetapi kondisi infrastrukturnya justru tertinggal,” pungkasnya.(LB-GM) 

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *