Home » Empat Lapak di Uritetu Ludes Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Gapuramanise.com, Ambon – Kebakaran melanda kawasan Jalan Jenderal Ahmad Yani Nomor 16, RT 001/RW 01, Kelurahan Uritetu, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Sabtu (25/7/2026) malam. Peristiwa tersebut menghanguskan empat unit lapak milik warga dan diduga dipicu oleh arus pendek listrik.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Ambon, Alfredo J. Hehamahua, mengatakan laporan kebakaran diterima petugas piket melalui sambungan telepon pada pukul 23.03 WIT.

“Petugas langsung bergerak ke lokasi dengan response time sekitar tiga menit setelah menerima laporan dan tiba di lokasi pada pukul 23.06 WIT,” ujar Alfredo kepada wartawan, Minggu (26/7/2026).

Empat lapak yang terbakar diketahui masing-masing milik keluarga Vonny Mandagi, keluarga Vonny Fransiskus, Marthinus Manu, dan keluarga Sonny Huwae.

Untuk mengendalikan kobaran api, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Ambon mengerahkan lima unit mobil pemadam, terdiri atas tiga unit dari Markas Komando (Mako), satu unit dari Pos Passo, dan satu unit dari Pos Hative Besar.

Petugas yang mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) berjibaku memadamkan api dengan menerobos titik kebakaran menggunakan selang air. Selama proses pemadaman, mobil pemadam juga beberapa kali bolak-balik mengisi pasokan air agar api tidak kembali membesar.

Api dengan cepat melalap bangunan karena sekitar 80 persen material lapak terbuat dari kayu yang mudah terbakar. Aparat kepolisian turut diterjunkan untuk mengamankan lokasi sekaligus mengatur arus lalu lintas, sementara ratusan warga memadati sekitar lokasi untuk menyaksikan proses pemadaman.

Berkat respons cepat petugas, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan. Situasi dinyatakan aman pada pukul 00.23 WIT, Minggu (26/7/2026), dan seluruh armada pemadam kemudian kembali ke pos masing-masing untuk melanjutkan piket kesiapsiagaan.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, nilai kerugian akibat kebakaran hingga kini masih dalam proses pendataan.

“Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah arus pendek listrik. Nilai kerugian masih dalam pendataan,” kata Alfredo.

Ia mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap kondisi instalasi listrik di rumah maupun tempat usaha guna mencegah terjadinya kebakaran akibat korsleting.

“Kami mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik dan memastikan penggunaannya sesuai standar agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkasnya.

Masyarakat yang membutuhkan layanan darurat kebakaran dapat menghubungi Pos Damkar Ambon di nomor (0911) 351113, Pos Passo (0911) 361113, atau Pos Hative Besar di nomor (0911) 3670113. (LB-GM)

About The Author