Home » Musda Golkar telah Usai, Elly Toisuta Terpilih, Siapakah Pendampingnya ?

Gapuramanise.com, Ambon – Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Ambon telah selesai digelar pada 10 Oktober 2026. Dalam perhelatan tersebut, Wakil Wali Kota Ambon, Elly Toisuta, terpilih sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Kota Ambon periode 2026–2031.

Meski ketua terpilih telah ditetapkan, dinamika internal partai berlambang pohon beringin itu masih berlanjut. Perhatian kini tertuju pada sosok yang bakal mendampingi Elly Toisuta sebagai Sekretaris DPD II Partai Golkar Kota Ambon untuk lima tahun ke depan.

Sejumlah nama mulai mencuat ke ruang publik dan dinilai memiliki peluang untuk mengisi posisi strategis tersebut. Mereka adalah Rudy Lawalata, Saka Ririhena, Ricko Maail, dan Patrick Imanuel Rahakbauw.

Keempat nama tersebut memiliki latar belakang, pengalaman, serta rekam jejak yang berbeda dalam aktivitas politik dan kepartaian.

1. Rudy Lawalata, Petahana yang Berpeluang Melanjutkan Jabatan

Rudy Lawalata menjadi salah satu nama yang diperhitungkan dalam bursa calon Sekretaris DPD II Partai Golkar Kota Ambon.

Pria kelahiran Pulau Morotai ini dikenal aktif dalam bidang kontraktor. Dari sisi pengalaman organisasi, Rudy memiliki modal penting karena pernah menjabat sebagai Sekretaris DPD II Partai Golkar Kota Ambon pada periode sebelumnya, saat partai tersebut dipimpin Max Siahay.

Pengalaman sebagai petahana menjadi salah satu faktor yang berpotensi memperkuat peluangnya untuk kembali menduduki posisi tersebut.

Namun, keputusan akhir mengenai komposisi kepengurusan tetap bergantung pada proses penyusunan struktur organisasi dan pertimbangan Ketua DPD II terpilih bersama unsur partai terkait.

2. Saka Ririhena, Kader dengan Pengalaman Kepanitiaan Musda

Nama Saka Ririhena juga masuk dalam perbincangan mengenai calon Sekretaris DPD II Partai Golkar Kota Ambon.

Pemegang gelar magister teknik dari Universitas Indonesia (UI) ini dinilai memiliki pengalaman dalam dinamika organisasi partai. Namanya turut mendapat perhatian setelah dipercaya sebagai Ketua Steering Committee (SC) atau Panitia Pengarah Musda ke-X Partai Golkar Kota Ambon.

Peran tersebut menempatkannya dalam salah satu posisi penting dalam penyelenggaraan Musda, terutama berkaitan dengan persiapan dan pengaturan jalannya agenda organisasi.

Pengalaman itu menjadi salah satu aspek yang dapat diperhitungkan dalam melihat peluangnya untuk masuk ke jajaran inti kepengurusan Golkar Kota Ambon periode mendatang.

3. Ricko Maail, Politisi Lokal dengan Pengalaman Kepartaian

Selain Rudy Lawalata dan Saka Ririhena, Ricko Maail juga disebut sebagai salah satu figur yang berpotensi mengisi posisi Sekretaris DPD II Partai Golkar Kota Ambon.

Ricko dikenal sebagai politisi lokal yang aktif dalam kegiatan politik dan kepartaian di Kota Ambon. Keterlibatannya dalam kontestasi pemilihan legislatif serta aktivitas struktural partai menjadi bagian dari rekam jejak yang dapat dipertimbangkan.

Pengalaman tersebut dinilai dapat menjadi modal untuk menjalankan fungsi administratif dan koordinasi organisasi, yang merupakan bagian penting dari tugas seorang sekretaris partai.

Di tengah dinamika penyusunan kepengurusan baru, peluang Ricko akan bergantung pada pertimbangan politik, kebutuhan organisasi, serta keputusan yang diambil dalam proses pembentukan struktur kepengurusan DPD II Partai Golkar Kota Ambon.

4. Patrick Imanuel Rahakbauw, Representasi Kader Muda

Nama Patrick Imanuel Rahakbauw turut meramaikan bursa calon Sekretaris DPD II Partai Golkar Kota Ambon.

Di usia yang relatif muda, Rahakbauw telah memiliki pengalaman dalam kepengurusan organisasi sayap partai. Ia pernah menjabat sebagai Sekretaris Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Provinsi Maluku.

Selain aktivitas kepartaian, Rahakbauw juga disebut terlibat dalam kontestasi politik lokal, termasuk dalam proses pemenangan Bodewin Wattimena pada pemilihan Wali Kota Ambon dalam kapasitasnya sebagai kuasa hukum.

Pengalaman organisasi dan latar belakang profesional tersebut menjadi bagian dari modal yang dapat diperhitungkan dalam proses regenerasi kepemimpinan partai.

Di tengah dorongan penguatan peran generasi muda dalam politik, Rahakbauw menjadi salah satu nama yang patut diperhatikan dalam dinamika penyusunan pengurus Golkar Kota Ambon periode 2026–2031.

Menanti Komposisi Pengurus Baru

Munculnya empat nama tersebut memperlihatkan dinamika yang berkembang setelah Elly Toisuta terpilih sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Kota Ambon.

Posisi sekretaris memiliki peran strategis dalam menjalankan roda organisasi, mengoordinasikan administrasi kepartaian, serta memastikan program kerja berjalan sejalan dengan arah kebijakan ketua dan kepengurusan.

Karena itu, penentuan sekretaris tidak hanya berkaitan dengan figur yang memiliki pengalaman organisasi, tetapi juga menyangkut kebutuhan konsolidasi internal dan penguatan struktur partai untuk menghadapi agenda politik lima tahun mendatang.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pengumuman resmi mengenai sosok yang akan menduduki jabatan Sekretaris DPD II Partai Golkar Kota Ambon periode 2026–2031. Jadwal pelantikan pengurus baru juga belum diumumkan secara resmi.

Penyusunan struktur kepengurusan masih menjadi bagian dari tahapan yang perlu dituntaskan setelah pelaksanaan Musda. Dinamika internal, termasuk potensi gugatan dari sejumlah pihak terkait hasil Musda, juga disebut menjadi bagian dari perkembangan yang perlu dicermati.

Kini, publik menantikan siapa di antara Rudy Lawalata, Saka Ririhena, Ricko Maail, dan Patrick Imanuel Rahakbauw yang nantinya dipercaya mendampingi Elly Toisuta memimpin Partai Golkar Kota Ambon selama periode 2026–2031.

Keputusan resmi dari kepengurusan terpilih akan menjadi penentu akhir dari persaingan yang mulai menjadi perhatian di internal partai maupun di ruang publik. (ACT-GM)

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *