
Gapurmanise.com, Ambon – Menyikapi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berdampak pada kondisi udara di Kota Ambon, Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kota Ambon menggelar aksi kemanusiaan dengan membagikan masker gratis kepada masyarakat.
Aksi ini merupakan bentuk kepedulian IMM terhadap kesehatan warga sekaligus tindak lanjut atas imbauan Wali Kota Ambon agar masyarakat menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah di tengah kondisi kabut asap yang masih menyelimuti kota.
Kegiatan yang difasilitasi oleh Dinas Kesehatan Kota Ambon tersebut menyasar masyarakat di sejumlah titik keramaian, termasuk pengguna jalan, pedagang, dan warga yang melakukan aktivitas di luar ruangan.

Ketua Umum PC IMM Kota Ambon, Basyir Tuhepaly, kepada Gapuramanise.com, Senin (12/10/2026), menyampaikan bahwa pembagian masker tersebut merupakan langkah nyata mahasiswa dalam mendukung upaya perlindungan kesehatan masyarakat.
“Bagi kami, aksi pembagian masker ini bukan sekadar kegiatan sosial, tetapi juga bentuk tanggung jawab IMM terhadap kondisi yang sedang dihadapi masyarakat. Kami ingin meneruskan pesan Wali Kota Ambon agar warga semakin sadar akan pentingnya menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah, terutama di tengah kondisi udara yang terdampak kabut asap,” ujar Basyir.
Menurutnya, persoalan karhutla tidak hanya berkaitan dengan kerusakan lingkungan, tetapi juga berpotensi mengancam kesehatan masyarakat. Karena itu, diperlukan keterlibatan berbagai pihak untuk meningkatkan kesadaran dan melakukan langkah pencegahan secara bersama-sama.
“Mahasiswa tidak boleh hanya menjadi penonton ketika masyarakat menghadapi persoalan lingkungan yang berdampak pada kesehatan. Kami ingin hadir melalui tindakan sederhana yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh warga. Penggunaan masker merupakan salah satu langkah pencegahan yang perlu diperhatikan, sembari tetap mengikuti imbauan dari instansi terkait,” tambahnya.

Basyir juga mengapresiasi Dinas Kesehatan Kota Ambon yang telah memfasilitasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menyebut dukungan lintas pihak menjadi bagian penting dalam memperluas upaya perlindungan masyarakat di tengah kondisi udara yang kurang baik.
PC IMM Kota Ambon turut menyampaikan terima kasih kepada para kader yang telah terlibat langsung dalam pembagian masker. Partisipasi tersebut dinilai mencerminkan komitmen organisasi mahasiswa untuk hadir dan berkontribusi terhadap persoalan sosial kemasyarakatan.
Lebih lanjut, Basyir mengajak masyarakat agar tidak mengabaikan kondisi kesehatan selama kabut asap masih menjadi perhatian. Warga diimbau menggunakan masker saat berada di luar rumah, membatasi aktivitas luar ruangan apabila kondisi udara memburuk, serta segera mencari pertolongan medis apabila mengalami gangguan pernapasan.
“Kami berharap masyarakat tetap menjaga kesehatan dan saling mengingatkan satu sama lain. Persoalan karhutla harus menjadi perhatian bersama karena dampaknya tidak berhenti pada lingkungan, tetapi juga menyangkut keselamatan dan kehidupan masyarakat. Semoga penanganan kebakaran di wilayah terdampak dapat berjalan optimal sehingga kondisi udara di Ambon kembali membaik,” tutup Basyir.

Aksi pembagian masker gratis ini menjadi salah satu bentuk implementasi trilogi Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, yakni religiusitas, intelektualitas, dan humanitas. Melalui kegiatan tersebut, PC IMM Kota Ambon berupaya menerjemahkan nilai-nilai organisasi ke dalam tindakan nyata yang berorientasi pada kepedulian sosial dan kemanusiaan.
PC IMM Kota Ambon berharap semangat gotong royong dan kolaborasi antara pemerintah, organisasi mahasiswa, serta masyarakat terus diperkuat dalam menghadapi dampak karhutla di Maluku. (SKI-GM)
