Home » Pemprov Maluku Dukung Energizing Maluku 2026, Dorong SDM Unggul dan Ekonomi Berkelanjutan

Gapuramanise.com, Ambon – Pemerintah Provinsi Maluku menegaskan komitmennya untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM), ekonomi lokal, kewirausahaan, inovasi, serta pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan melalui kolaborasi lintas sektor.Hal tersebut disampaikan Kepala Bappeda Maluku Dr. Anton A. Lailossa, ST, M.Si., saat mewakili Gubernur Maluku membuka kegiatan Energizing Maluku Tahun 2026 di Hall Kantor Gubernur Provinsi Maluku, Sabtu (12/9/2026).

Mengusung tema “Membangun Manusia Unggul dan Ekonomi Berkelanjutan”, kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi dalam membangun Maluku melalui pengembangan potensi daerah dan peningkatan kapasitas masyarakat.

Anton mengatakan, berbagai potensi yang dimiliki Maluku harus dibarengi dengan peningkatan kualitas SDM, penguatan ekonomi lokal, pengembangan UMKM dan kewirausahaan, serta pemanfaatan inovasi dan teknologi.

“Potensi tersebut harus diikuti peningkatan sumber daya manusia, peningkatan penguatan ekonomi lokal, pengembangan UMKM dan kewirausahaan, inovasi dan teknologi, serta pendekatan pembangunan sumber daya alam yang berkelanjutan,” ujar Anton.

Menurutnya, pembangunan Maluku membutuhkan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan. Pemerintah, dunia pendidikan, masyarakat adat, generasi muda, dunia usaha, serta berbagai lembaga lainnya harus membangun ekosistem pembangunan secara bersama-sama.

Pemprov Maluku, lanjutnya, siap membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya bagi pihak-pihak yang ingin berkontribusi terhadap pembangunan daerah.

Pemprov Dorong Anak Muda Jadi Pencipta Lapangan Kerja

Pemprov Maluku juga memberikan perhatian terhadap penguatan peran generasi muda. Anak-anak muda Maluku diharapkan tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi mampu menciptakan lapangan kerja melalui inovasi, kewirausahaan dan pemanfaatan potensi daerah.

“Kita ingin anak muda Maluku harus menjadi pencipta lapangan kerja, bukan pencari,” tegasnya.

Selain itu, pengelolaan kekayaan sumber daya alam Maluku harus dilakukan secara bijaksana dan berkelanjutan agar memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung pembangunan ekonomi dalam jangka panjang.

Anton menegaskan, Energizing Maluku 2026 tidak boleh berhenti pada peluncuran atau kegiatan seremonial, tetapi harus dilanjutkan dengan aksi nyata, peningkatan investasi, penguatan ekonomi masyarakat, serta program-program yang memberikan dampak langsung.

“Energizing Maluku 2026 tidak pada peluncuran saja, tapi harus kepada aktualisasi langsung, nilai investasi, peningkatan semuanya,” katanya.

Perkuat Akses Pendidikan dan Teknologi

Dalam kegiatan tersebut turut diperkenalkan pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) bernama “USI”, yang dirancang sebagai salah satu sarana pendamping untuk membantu guru, orang tua, pelajar, dan masyarakat dalam memperoleh informasi serta mendukung proses pembelajaran.

Pemanfaatan teknologi ini diharapkan dapat memperluas akses masyarakat di 11 kabupaten/kota di Maluku terhadap pengetahuan, informasi, pendidikan, dan perkembangan dunia.

Bagi Pemprov Maluku, pemanfaatan teknologi dan penguatan pendidikan merupakan bagian penting dalam menciptakan manusia Maluku yang unggul dan mampu bersaing.

Pemerintah juga mendorong agar sinergi antara pemerintah, adat dan agama, yang menjadi bagian dari filosofi batu tungku masyarakat Maluku, dapat diperkuat bersama dunia pendidikan, dunia usaha, generasi muda dan seluruh elemen masyarakat.

“Pemprov Maluku siap menjadi bagian dari kolaborasi ini dan membuka seluas-luasnya bagi semua pihak yang mau berkontribusi bagi Maluku,” ujar Anton.

Ia berharap semangat Energizing Maluku 2026 dapat menjadi gerakan bersama yang terus berlanjut dan menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat.

“Dengan kolaborasi, dengan semuanya kita akan mewujudkan Maluku yang sejahtera,” tandasnya.

Kegiatan Energizing Maluku 2026 mengusung semangat “From Character to Career, From Community Opportunity”, sebagai bagian dari upaya mendorong pembangunan manusia, perluasan kesempatan, penguatan ekonomi dan pemanfaatan teknologi untuk kemajuan Maluku.

Maluku bangkit bersama, bergerak bersama, dan berdampak bersama. (SWW-GM) 

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *