Home » Aiko Health Perkuat Edukasi Digital, Puskesmas Poka Rumah Tiga Dorong Pengembangan Layanan untuk Masyarakat

Gapuramanise.com, Ambon – Tim Aiko Health kembali menyambangi Puskesmas Poka Rumah Tiga, untuk melakukan sosialisasi sekaligus memperkenalkan manfaat aplikasi kesehatan digital kepada tenaga kesehatan dan masyarakat, Kamis (7/10/2026).

Kegiatan tersebut bukan merupakan kali pertama tim Aiko Health hadir di Puskesmas Poka Rumah Tiga. Sebelumnya, tim Aiko Health telah beberapa kali datang secara langsung untuk berinteraksi dengan pasien maupun petugas kesehatan.

Kepala Puskesmas Poka Rumah Tiga, dr. Zadrach Ch. V. Van Afflen, mengatakan pada kunjungan-kunjungan sebelumnya, tim Aiko Health tidak hanya memberikan penjelasan mengenai aplikasi, tetapi juga melakukan wawancara dengan pasien dan petugas kesehatan.

Tim bahkan mendampingi pasien secara langsung untuk membantu proses instalasi aplikasi sehingga tenaga kesehatan di Puskesmas Poka Rumah Tiga telah cukup memahami keberadaan dan penggunaan Aiko Health.

“Ini bukan baru pertama kali berkaitan dengan sosialisasi Aiko Health. Sebelumnya tim Aiko Health sudah langsung datang di sini dan beberapa kali datang langsung interview dengan pasien, dengan petugas kesehatan, dan kemudian langsung berhadap-hadapan dengan pasien untuk bantu install aplikasinya,” ujar dr. Zadrach.

Menurutnya, pengalaman tersebut membuat petugas Puskesmas Poka Rumah Tiga telah lebih dahulu mengenal Aiko Health. Karena itu, dalam sosialisasi kali ini tidak terlalu banyak pertanyaan yang muncul dari para petugas.

“Sehingga sudah paham, kenapa sampai pertanyaan tidak terlalu banyak muncul. Teman-teman sudah terpapar,” katanya.

Dalam kegiatan terbaru tersebut, tim Aiko Health kembali menjelaskan cara penggunaan aplikasi serta manfaatnya dalam membantu masyarakat memperoleh informasi kesehatan yang lebih mudah dipahami.

Tim menjelaskan, informasi mengenai kesehatan saat ini sebenarnya dapat ditemukan di berbagai tempat. Namun, banyaknya informasi yang tersedia tidak selalu membuat masyarakat mudah memahami persoalan kesehatan yang sedang dihadapi.

Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan pemanfaatan teknologi digital dinilai penting sebagai media pendukung edukasi kesehatan. Melalui pendekatan digital, informasi kesehatan dapat disampaikan dengan cara yang lebih mudah dipahami dan lebih dekat dengan masyarakat.

Aiko Health juga diperkenalkan sebagai salah satu sarana yang dapat mendukung layanan kesehatan primer, terutama dalam membantu masyarakat memperoleh informasi ketika menghadapi keluhan kesehatan.

Melalui aplikasi tersebut, masyarakat dapat terlebih dahulu menceritakan keluhan yang dialami. Aiko Health kemudian membantu pengguna mengidentifikasi dan memahami keluhan kesehatan, memberikan informasi yang relevan dan mudah dipahami, membantu menentukan langkah selanjutnya, serta membantu menemukan layanan kesehatan yang sesuai.

Salah satu petugas Puskesmas Poka Rumah Tiga, Oktovina Labetubun, menyambut baik kehadiran tim Aiko Health dan menilai aplikasi tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Hari ini kami Puskesmas Poka Rumah Tiga kedatangan tim dari aplikasi Aiko Health. Aplikasi ini sangat bermanfaat bagi masyarakat semua karena dapat menjawab setiap persoalan kesehatan,” ujar Oktovina.

Dalam pemaparan tersebut, tim Aiko Health juga menyampaikan hasil evaluasi aplikasi yang mencapai 98 persen pada MedMCQA (Medical Multiple Choice Questions Analysis).

MedMCQA dijelaskan sebagai salah satu standar evaluasi yang digunakan untuk mengukur kemampuan kecerdasan buatan dalam menjawab pertanyaan di bidang medis. Informasi tersebut menjadi bagian dari materi yang disampaikan kepada pihak Puskesmas dalam kegiatan sosialisasi.

Bagi Kepala Puskesmas Poka Rumah Tiga, pemanfaatan Aiko Health tidak hanya berkaitan dengan kepentingan pelayanan di dalam Puskesmas, tetapi juga memiliki tujuan yang lebih luas, yakni memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Terima kasih banyak juga buat Aiko Health. Ini sebenarnya buat kebaikan, bukan cuma untuk pelayanan Puskesmas saja, tetapi untuk masyarakat,” ungkapnya.

Ia berharap ke depan Aiko Health dapat terus dikembangkan dan semakin terbuka terhadap masukan dari berbagai pihak. Menurutnya, masukan tidak hanya dapat berasal dari Puskesmas Poka Rumah Tiga, tetapi juga dari Puskesmas lain yang menggunakan atau berinteraksi dengan aplikasi tersebut.

“Kami harapkan ke depannya Aiko ini lebih terbuka lagi. Mungkin ada perbaikan-perbaikan, masukan-masukan, mungkin bukan hanya dari Puskesmas di sini, melainkan dari Puskesmas lain juga ada. Mungkin bisa diperbaiki,” ujarnya.

Menurutnya, masukan dari berbagai fasilitas kesehatan dapat menjadi bahan evaluasi agar aplikasi tersebut semakin sesuai dengan kebutuhan tenaga kesehatan dan masyarakat di lapangan.

Ia pun menyampaikan apresiasi atas kedatangan tim Aiko Health ke Puskesmas Poka Rumah Tiga serta membuka ruang komunikasi untuk kegiatan maupun koordinasi lanjutan.

“Terima kasih banyak bapak/ibu sekalian yang sudah datang di Puskesmas Poka. Selamat datang. Ke depan kalau ada mau berhubungan dengan kami juga terbuka,” tuturnya.

Dengan adanya sosialisasi dan pendampingan secara langsung, Aiko Health diharapkan dapat terus menjadi bagian dari upaya memperluas akses edukasi kesehatan. Kehadiran teknologi digital tersebut diharapkan mampu membantu masyarakat memahami keluhan kesehatan, memperoleh informasi yang relevan, menentukan langkah selanjutnya, sekaligus menemukan layanan kesehatan yang sesuai. (Ella-GM) 

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *