Gapuramanise.com, Ambon – Dua hari pelaksanaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM) tahun 2026 berlangsung dengan antusiasme tinggi. Sejak dimulai pada 26 Agustus 2026, lingkungan kampus UKIM dipenuhi energi mahasiswa baru yang mulai mengenal ruang akademik, kehidupan kemahasiswaan, hingga nilai-nilai yang menjadi bagian dari identitas kampus.
Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan UKIM, Dr. Rido D. Latuheru, S.Sos., M.Si., mengatakan PKKMB merupakan bagian dari program Kementerian yang diterapkan di perguruan tinggi negeri maupun swasta sesuai mekanisme yang berlaku.
Namun, menurutnya, makna PKKMB tidak berhenti pada pelaksanaan program institusional. Kegiatan tersebut menjadi pintu masuk bagi mahasiswa baru untuk memahami UKIM bukan hanya sebagai tempat menempuh pendidikan tinggi, tetapi juga sebagai rumah belajar, ruang pembentukan karakter, serta tempat mempersiapkan generasi muda Maluku menghadapi masa depan.
“PKKMB bukan sekadar seremonial kampus. Ini menjadi ruang pembaruan bagi calon mahasiswa ketika beralih dari jenjang SMA menuju kehidupan perguruan tinggi,” ujar Rido.
Ia menjelaskan, sebagai bagian dari lingkungan akademik, PKKMB tidak semata-mata diarahkan untuk menyampaikan sejumlah materi kepada mahasiswa baru. Lebih jauh, kegiatan tersebut diharapkan mampu membangun kesiapan mental, karakter, dan pola pikir mahasiswa sebelum memasuki dinamika kehidupan kampus.
Sejumlah materi strategis turut diberikan dalam PKKMB 2026. Di antaranya pemahaman mengenai isu radikalisme, penguatan kecintaan terhadap tanah air, serta Pancasila sebagai fondasi dalam membentuk mahasiswa yang memiliki kepribadian dan wawasan kebangsaan.
Mahasiswa baru juga diperkenalkan dengan berbagai aspek teknis kehidupan akademik, mulai dari penggunaan aplikasi SINDI, profil UKIM, hingga sistem akademik yang akan menjadi bagian dari aktivitas mereka selama menjalani pendidikan di perguruan tinggi.
1.039 Mahasiswa Ikuti PKKMB
Dari sisi jumlah peserta, PKKMB UKIM tahun ini mencatat perkembangan yang cukup menonjol. Pada hari pertama, peserta berada di kisaran 900 mahasiswa. Sementara pada hari kedua, tercatat 1.039 mahasiswa yang secara resmi mengikuti rangkaian PKKMB UKIM 2026.
Angka tersebut menjadi salah satu catatan positif bagi UKIM tahun ini. Peningkatan jumlah mahasiswa baru juga terlihat pada sejumlah program studi, terutama Ilmu Komunikasi pada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) serta Akuntansi pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB).
Kedua program studi tersebut menunjukkan peningkatan penerimaan mahasiswa dibandingkan periode sebelumnya. Kondisi itu turut dipengaruhi oleh capaian akreditasi program studi yang menjadi salah satu faktor pendukung meningkatnya kepercayaan dan minat calon mahasiswa.
Sementara itu, Fakultas Kesehatan dan Fakultas Teologi masih menjadi salah satu penyumbang mahasiswa terbesar. Dari total mahasiswa baru yang diterima, kedua bidang tersebut secara konsisten memberikan kontribusi signifikan terhadap jumlah keseluruhan mahasiswa UKIM.
UKIM Diharapkan Tetap Menjadi Rumah Belajar
Rido berharap mahasiswa baru tidak berhenti pada proses mengikuti perkuliahan secara formal. Mereka didorong untuk terus mengembangkan kemampuan melalui berbagai ruang pembelajaran, baik akademik maupun kegiatan kemahasiswaan.
Menurutnya, proses tersebut penting agar UKIM tetap mampu menjalankan perannya sebagai rumah belajar yang melahirkan generasi muda Maluku yang kompeten, berkarakter, dan mampu bersaing dalam lingkup global.
Senada dengan itu, Pj. Ketua Umum Senat Mahasiswa UKIM berharap PKKMB dapat memberikan bekal awal yang cukup bagi mahasiswa baru sebelum mereka benar-benar memasuki kehidupan sebagai mahasiswa.
Ia menilai, pengenalan terhadap sistem akademik, lingkungan kampus, organisasi kemahasiswaan, serta nilai-nilai kehidupan bersama merupakan bagian penting dalam membangun kesiapan mahasiswa baru.
“Harapannya, mahasiswa baru dapat menjadikan UKIM sebagai ruang untuk belajar dan berkolaborasi. Di sisi lain, hubungan persaudaraan juga harus tetap dijaga secara solid dengan berlandaskan asas kekeluargaan dalam semangat kampus orang basudara,” ungkapnya.
Dengan demikian, PKKMB UKIM 2026 tidak hanya menjadi gerbang administratif bagi mahasiswa baru untuk memasuki dunia perguruan tinggi. Lebih dari itu, dua hari pelaksanaan tersebut menjadi awal perjalanan untuk membangun karakter, memperluas wawasan, serta menumbuhkan semangat persaudaraan dalam lingkungan akademik.
Dari ruang pengenalan menuju ruang pembentukan, dari mahasiswa baru menuju generasi muda Maluku yang siap belajar, berkolaborasi, dan menghadapi dunia. (VT-GM)

