Home » Fresly Nikijuluw Bikin Lagu Apa Pun Terasa Galau, Netizen: “Cicak-Cicak di Dinding Pun Tarobe Dada”

Gapuramanise.com, Ambon – Penyanyi asal Maluku, Fresly Nikijuluw, kembali menjadi perhatian para penggemarnya. Bukan hanya karena suara dan cara membawakan lagu, tetapi juga karena respons lucu netizen yang memenuhi kolom komentar akun TikTok Fresly Nikijuluw.

Sekitar 19 jam setelah unggahan tersebut, kolom komentar sudah dipenuhi berbagai tanggapan penggemar. Dari komentar serius hingga candaan, hampir semuanya memiliki satu kesamaan: Fresly dianggap selalu berhasil membuat lagu terdengar galau.

Bahkan, menurut netizen, bukan hanya lagu cinta atau lagu tentang perpisahan yang bisa terdengar menyayat hati ketika dibawakan Fresly. Lagu anak-anak seperti “Cicak-Cicak di Dinding” dan “Balonku Ada Lima” pun disebut tetap akan terasa galau jika dinyanyikan Fresly.

Salah satu netizen, Nathalia Salindeho, menulis candaan:

“Ini biar lagu cicak-cicak di dinding kalau om Fresly yang nyanyinya tetap ancor panggal-panggal di dada.”

Komentar tersebut menggambarkan bagaimana penggemar melihat karakter suara Fresly. Lagu yang sebenarnya ringan pun, menurut mereka, bisa berubah menjadi lagu penuh perasaan ketika dinyanyikan oleh Fresly.

Komentar serupa datang dari akun netijen yang menulis:

“Apapun lagunya kalau Fresly Nikijuluw yang nyanyi, tarobe dada.”

Sementara VendiWalangadi ikut memperpanjang candaan tersebut dengan menulis:

“Biar kka cover lagu Indonesia Raya ttp kt galau”

Tidak berhenti sampai di situ. Seorang netizen lainnya bahkan membawa lagu “Balonku Ada Lima” ke dalam candaan.

“Dia ini kalau nyanyi lagu balonku ada 5 jua ttp ktng galau, yg pica bukan balon tapi hati ”

Kalimat “yang pica bukan balon tapi hati” menjadi salah satu bentuk respons kocak penggemar terhadap gaya bernyanyi Fresly yang dianggap selalu membawa suasana emosional.

“Fresly ko stop sudah”

Popularitas Fresly dalam membawakan lagu-lagu bernuansa rindu dan patah hati juga membuat sebagian penggemar seolah meminta sang penyanyi berhenti “mengganggu” ketenangan hati mereka.

Salah satu komentar berbunyi:

“Fresly ko stop sudah…..”

Ada pula yang menulis:

“Stop ose pegang mic Fresly”

Komentar lain bahkan menyebut:

“Ketua tolong hentikan galaunya”

Candaan tersebut memperlihatkan bahwa para penggemar sudah mengidentikkan Fresly dengan lagu-lagu yang mampu membawa pendengarnya masuk ke suasana galau.

Seorang netizen juga menulis:

“Yang satu kmrin blm selesai mar skrg satu muncul lai? Wangala Fres se labe lai o”

Ada pula yang meminta Fresly meneruskan lagu lainnya:

“Jang lupa kase lanjut lagu JANG TAGAL”

Sementara komentar lain berbunyi:

“Fresly cover lagu kapta judul jang ganggu lai…”

Rangkaian komentar tersebut menunjukkan antusiasme sekaligus candaan para penggemar terhadap karya dan penampilan Fresly.

Lagu-lagu Fresly memang dekat dengan cerita hati

Kesan Fresly sebagai penyanyi yang identik dengan lagu galau tidak muncul begitu saja. Sejumlah lagu yang dikenal dari penyanyi asal Maluku tersebut memang banyak berbicara tentang cinta, perpisahan, kerinduan, penyesalan dan hubungan yang kandas.

Beberapa lagu Fresly antara lain “Manyasal Pakai Hati”, “Sejak Se Pigi”, “Beta Salah Apa”, “Sebelum Pagi”, “Jadi Tamu”, “Mantan”, “Rasa Su Kalah”, “Haruskah Beta”, “Tanpa Ale Disini” dan “Satu Hati Dua Lelaki”.

Melalui lagu-lagu tersebut, Fresly memiliki warna tersendiri dalam menyampaikan cerita tentang perasaan.

Salah satu karya yang cukup dikenal adalah “Beta Salah Apa”, lagu yang menggunakan dialek Maluku dan mengangkat cerita seorang pria yang mempertanyakan alasan hubungan cintanya berakhir.

Sementara “Manyasal Pakai Hati” juga membawa tema penyesalan dan persoalan hati. Lagu-lagu semacam ini semakin memperkuat hubungan antara Fresly dan musik bernuansa emosional di mata pendengarnya.

“Angin Tolong Sampaikan Salamku” kembali membawa suasana rindu

Belakangan, Fresly juga membawakan lagu “Angin Tolong Sampaikan Salamku”, karya Anoe Drakel.

Lagu tersebut berbicara tentang kerinduan dan seseorang yang menitipkan salam kepada orang yang dirindukannya. Ketika dibawakan dengan karakter vokal Fresly, lagu tersebut kembali mengundang respons dari para pendengar.

Selain “Angin Tolong Sampaikan Salamku”, Fresly juga membawakan lagu “Jujur”, karya Thomy Souhuwat.

Kedua lagu tersebut disebut menjadi bagian dari cover Fresly di akun YouTube @Thisiscover2026, masing-masing pada 28 September 2026 untuk “Jujur” dan 29 September 2026 untuk “Angin Tolong Sampaikan Salamku”, sesuai informasi yang tertera di akun YouTube tersebut.

Dari Maluku, Fresly terus membawa warna musiknya

Fresly Nikijuluw dikenal sebagai penyanyi asal Maluku yang membangun namanya melalui lagu-lagu dengan warna khas musik Timur dan penggunaan bahasa atau dialek Maluku.

Ia tidak hanya dikenal melalui lagu-lagu miliknya sendiri, tetapi juga melalui berbagai penampilan dan cover lagu yang kemudian mendapat respons dari pendengar di media sosial.

Karakter vokal dan pembawaannya membuat lagu-lagu yang dinyanyikan Fresly kerap mendapat respons emosional dari pendengar. Tak heran, kolom komentar di media sosialnya sering berubah menjadi tempat para penggemar berbagi pengalaman, bercanda, hingga saling menggoda karena merasa ikut terbawa suasana.

Bagi penggemar Fresly, sepertinya ada satu kesimpulan yang terus berulang: Fresly tidak perlu menyanyikan lagu patah hati untuk membuat orang galau.

Cicak-cicak di dinding bisa jadi galau. Balonku ada lima bisa bikin patah hati. Bahkan Indonesia Raya pun, menurut candaan netizen, bisa tetap terasa galau kalau yang menyanyikannya Fresly Nikijuluw.

Sebab, seperti candaan yang muncul di kolom komentar, yang pica bukan balon, tetapi hati. (ACT-GM) 

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *