
Gapuramanise.com – Hasil survei terbaru yang dipublikasikan Pew Research Center menunjukkan adanya perubahan persepsi masyarakat dunia terhadap dua kekuatan global, Amerika Serikat (AS) dan China. Dalam survei tersebut, untuk pertama kalinya sejak beberapa tahun terakhir, China memperoleh penilaian yang lebih positif dibandingkan AS di sejumlah negara.
Berdasarkan pemberitaan CNBC Indonesia yang mengutip hasil survei Pew Research Center, median pandangan positif terhadap China pada 2026 mencapai 46 persen, sementara Amerika Serikat berada di angka 36 persen. Angka tersebut merupakan hasil median dari 20 negara yang secara konsisten disurvei sejak 2023.
Survei itu melibatkan 42.151 responden dewasa di 36 negara, termasuk Indonesia, Jepang, Australia, Kanada, Inggris, Jerman, Prancis, Brasil, dan Korea Selatan.
Perubahan Persepsi Global
Data survei menunjukkan bahwa citra Amerika Serikat mengalami penurunan dibandingkan beberapa tahun sebelumnya. Sebaliknya, penilaian terhadap China menunjukkan tren peningkatan secara bertahap hingga 2026.
Menurut Pew Research Center, perubahan persepsi tersebut terjadi di berbagai kawasan, termasuk Asia-Pasifik, Eropa, dan Amerika Utara. Bahkan di beberapa negara seperti Kanada dan Meksiko, tingkat pandangan positif terhadap China disebut lebih tinggi dibandingkan terhadap Amerika Serikat.
Indonesia Berikan Penilaian Lebih Positif kepada China
Di Indonesia, hasil survei memperlihatkan 72 persen responden memiliki pandangan positif terhadap China, sedangkan 29 persen responden memberikan penilaian positif terhadap Amerika Serikat.
Jika dibandingkan dengan hasil survei pada 2023, terjadi perubahan cukup signifikan. Saat itu, Amerika Serikat masih memperoleh penilaian positif lebih tinggi dibandingkan China di kalangan responden Indonesia.
Tingkat Kepercayaan terhadap Pemimpin
Survei yang sama juga mengukur tingkat kepercayaan masyarakat terhadap para pemimpin dunia dalam menangani persoalan internasional.
Di Indonesia, 62 persen responden menyatakan percaya kepada Presiden China Xi Jinping, sementara 20 persen responden menyatakan memiliki tingkat kepercayaan kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump dalam menangani isu-isu global.
Pew Research Center juga mencatat bahwa di sejumlah negara lain, tingkat kepercayaan terhadap Xi Jinping relatif lebih tinggi dibandingkan Donald Trump, meskipun hasilnya berbeda di beberapa negara seperti India, Jepang, dan Filipina.
Faktor yang Dinilai Berpengaruh
Masih berdasarkan hasil survei yang dikutip CNBC Indonesia, persepsi masyarakat internasional dipengaruhi oleh sejumlah faktor. Di antaranya adalah pandangan bahwa Amerika Serikat lebih sering dianggap mencampuri urusan negara lain, sementara China dinilai oleh sebagian responden sebagai mitra internasional yang lebih dapat diandalkan dalam kerja sama ekonomi maupun hubungan global.
Namun demikian, temuan tersebut merupakan hasil persepsi responden dalam survei dan tidak dapat diartikan sebagai ukuran mutlak mengenai kebijakan luar negeri maupun kondisi hubungan internasional secara keseluruhan.
Sumber Data
Seluruh data statistik dalam berita ini berasal dari hasil survei Pew Research Center yang dipublikasikan dan dikutip oleh CNBC Indonesia. Informasi ini disajikan sebagai laporan mengenai hasil survei opini publik internasional dan bukan merupakan pernyataan atau sikap redaksi Gapuramanise.com. (Tim)
