Home » Puskesmas Air Besar dan IMM Ambon Edukasi Warga soal Bahaya Kabut Asap Karhutla

Gapuramanise.com, Ambon – Ancaman gangguan kesehatan akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) menjadi perhatian Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kota Ambon. Bersama Dinas Kesehatan Kota Ambon, PC IMM menggelar sosialisasi kesehatan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai langkah pencegahan dampak paparan asap.

Kegiatan bertajuk “Selamatkan Warga Kota Ambon dari Dampak Kabut Asap Karhutla” tersebut berlangsung di Academia Cafe, Selasa (20/10/2026), pukul 19.30 WIT.

Kepala Puskesmas Air Besar Dinas Kesehatan Kota Ambon, dr. Muhammad Armin Inayat, hadir sebagai salah satu narasumber. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan pentingnya kesiapsiagaan fasilitas pelayanan kesehatan dalam menghadapi potensi peningkatan gangguan kesehatan akibat kabut asap.

Menurut Armin, puskesmas memiliki peran strategis dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, mendeteksi gejala sejak dini, serta menangani keluhan kesehatan yang berkaitan dengan paparan asap.

Ia mengingatkan bahwa kondisi tersebut dapat memicu infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), iritasi mata, hingga sesak napas. Karena itu, masyarakat diminta tidak mengabaikan gejala yang muncul dan segera mendatangi fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami keluhan.

“Puskesmas Air Besar bersama jajaran Dinas Kesehatan Kota Ambon siap siaga menghadapi dampak kabut asap Karhutla. Kami mengimbau masyarakat agar segera memeriksakan diri jika mengalami gangguan kesehatan dan tetap menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat,” kata Armin.

Selain menjelaskan risiko kesehatan, Armin turut membagikan sejumlah langkah pencegahan yang dapat dilakukan masyarakat di rumah maupun lingkungan sekitar. Upaya tersebut meliputi penggunaan masker secara tepat, menjaga kualitas udara di dalam ruangan, mencukupi kebutuhan air putih, serta mengikuti perkembangan kualitas udara melalui Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU).

Ketua PC IMM Kota Ambon, Basyir Tuhepaly, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan Dinas Kesehatan dalam kegiatan tersebut. Ia menilai sinergi antara pemerintah dan kalangan mahasiswa diperlukan agar informasi mengenai bahaya kabut asap dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.

“Kehadiran dr. Muhammad Armin Inayat menunjukkan adanya kepedulian dan keterlibatan Dinas Kesehatan dalam upaya melindungi masyarakat. Kolaborasi tenaga kesehatan dan mahasiswa ini menjadi langkah konkret untuk meningkatkan kesadaran warga menghadapi dampak Karhutla,” ujar Basyir.

Sosialisasi tersebut juga menghadirkan dr. Reza Fahlefi Amahoru, Sp.P, dokter spesialis paru dari RS J Leimena Ambon, untuk memberikan penjelasan dari perspektif medis terkait dampak asap terhadap sistem pernapasan.

Diskusi dipantik oleh Basyir Tuhepaly dan dimoderatori Sekretaris Umum PC IMM Kota Ambon, Mansyur Tomagola.

Melalui kegiatan yang mengusung tagline “Jaga Kesehatan, Jaga Kota Kita” ini, PC IMM Kota Ambon bersama Dinas Kesehatan berharap masyarakat semakin memahami risiko paparan kabut asap serta mampu menerapkan langkah perlindungan yang tepat untuk menjaga kesehatan diri dan keluarga. (LM-GM) 

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *