Home » DPN Perdesa Siap Deklarasikan Persatuan Pemuda Desa Indonesia

Gapuramanise.com, Jakarta – Gagasan untuk memperkuat peran pemuda desa dalam pembangunan nasional memasuki tahap baru melalui rencana deklarasi DPN Perdesa (Persatuan Pemuda Desa Indonesia). Organisasi tersebut dipersiapkan sebagai wadah yang menghimpun pemuda desa dari berbagai wilayah di Indonesia.

DPN Perdesa membawa gagasan penguatan kapasitas pemuda desa melalui pengembangan potensi lokal, inovasi, riset berbasis data, serta kolaborasi antarpemuda. Kehadiran organisasi ini diharapkan dapat menjadi ruang bagi generasi muda desa untuk mengembangkan gagasan sekaligus mencari solusi atas berbagai persoalan di daerah masing-masing.

Founder DPN Perdesa, Yukenriusman Hulu, mengatakan pembentukan organisasi tersebut berangkat dari kebutuhan untuk memberikan ruang yang lebih luas bagi pemuda desa agar dapat terlibat dalam pembangunan.

“Perdesa lahir dari keyakinan bahwa masa depan Indonesia tidak dapat dipisahkan dari masa depan desa. Pemuda desa harus diberikan ruang untuk bersatu, belajar, melakukan riset, melahirkan inovasi, dan ikut menentukan arah pembangunan berdasarkan potensi serta persoalan nyata di desa masing-masing,” ujar Yukenriusman.

Menurutnya, pemuda desa memiliki potensi yang dapat dikembangkan dalam berbagai bidang, mulai dari pendidikan, ekonomi, teknologi, pertanian, kewirausahaan, hingga pengembangan sumber daya manusia.

Karena itu, DPN Perdesa tidak hanya diarahkan sebagai organisasi yang menghimpun pemuda desa, tetapi juga sebagai ruang untuk membangun ekosistem gagasan dan kolaborasi.

“Kami ingin Perdesa menjadi ruang bersama bagi pemuda desa untuk menghasilkan gagasan yang berbasis data, melakukan riset terhadap persoalan desa, melahirkan inovasi, dan membangun kolaborasi. Deklarasi hanyalah langkah awal. Setelah itu harus ada kerja nyata,” katanya.

Sementara itu, salah satu pengurus DPN Perdesa, Indra Ruimassa, mengatakan kehadiran organisasi tersebut diharapkan dapat membuka ruang yang lebih luas bagi pemuda desa untuk belajar, berkolaborasi, dan mengembangkan potensi yang dimiliki masing-masing daerah.

Menurut Indra, pemuda desa memiliki potensi besar yang perlu didukung dengan ruang untuk bertukar pengetahuan dan pengalaman. Hal tersebut penting agar pemuda tidak hanya menjadi bagian dari pembangunan, tetapi juga dapat mengambil peran dalam menghasilkan gagasan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat di desa.

“Pemuda desa memiliki potensi yang besar, tetapi potensi tersebut perlu didukung dengan ruang untuk belajar, berkolaborasi, dan mengembangkan gagasan. Perdesa diharapkan dapat menjadi salah satu wadah bagi pemuda untuk saling bertukar pengalaman dan mendorong lahirnya inovasi dari desa,” ujar Indra.

Yukenriusman menambahkan, pembangunan desa membutuhkan keterlibatan generasi muda yang mampu mengikuti perubahan zaman sekaligus memahami potensi lokal di daerahnya.

Melalui pendekatan riset berbasis data, pemuda didorong untuk tidak hanya menyampaikan persoalan, tetapi juga mampu mengidentifikasi masalah, membaca potensi, menyusun gagasan, dan menawarkan solusi yang dapat diterapkan di tingkat desa.

Dengan rencana keterlibatan pemuda dari berbagai wilayah Indonesia, DPN Perdesa juga diarahkan menjadi ruang pertukaran pengetahuan dan pengalaman. Perbedaan karakteristik serta potensi setiap desa dinilai dapat menjadi sumber pembelajaran antardaerah.

“Kami ingin membangun generasi desa yang tidak minder dengan identitas desanya. Justru dari desa kita bisa melahirkan inovasi, kewirausahaan, riset, dan sumber daya manusia yang mampu bersaing di tingkat nasional bahkan global,” ujar Yukenriusman.

DPN Perdesa menempatkan pemuda desa sebagai subjek pembangunan dengan mendorong keterlibatan mereka dalam pengembangan potensi dan penyelesaian persoalan di daerah masing-masing.

Deklarasi DPN Perdesa Persatuan Pemuda Desa Indonesia akan menjadi momentum awal untuk memperkenalkan visi, arah gerakan, serta agenda organisasi dalam menghimpun dan memberdayakan pemuda desa di berbagai wilayah Indonesia. (VT-GM) 

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *